-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Manfaatkan Sisa Ramadhan dengan Ibadah Maksimal, Tgk Nikmal Maula Ajak Jamaah Hidupkan Malam Lailatul Qadar

Kamis, 12 Maret 2026 | Maret 12, 2026 WIB Last Updated 2026-03-13T01:25:45Z


Al-Rasyid.id | Aceh Besar – Tgk Nikmal Maula, MPd mengajak umat Islam untuk memanfaatkan sisa bulan suci Ramadhan dengan memperbanyak ibadah dan tidak lalai oleh kenikmatan dunia. Ajakan tersebut disampaikan dalam tausiyah Subuh pada Jumat, 23 Ramadhan 1447 H / 13 Maret 2026 di Masjid Jamik Baitul Jannah, Kemukiman Tungkop, Darussalam, Aceh Besar.


Dalam ceramahnya, Tgk Nikmal Maula, yang juga Wakil Pimpinan Dayah Raudhatul Quran Darussalam Aceh Besar, menyampaikan bahwa salah satu nikmat terbesar yang diberikan Allah kepada umat Islam adalah kesempatan bertemu dengan bulan Ramadhan. Karena itu, umat Islam diminta untuk memanfaatkan waktu yang tersisa dengan meningkatkan amal ibadah.


Menurutnya, umat-umat sebelum Nabi Muhammad SAW bahkan disebut memiliki rasa “cemburu” terhadap keistimewaan yang diberikan Allah kepada umat Nabi Muhammad, khususnya kesempatan menikmati berbagai keutamaan di bulan Ramadhan.


“Dalam bulan Ramadhan Allah menyediakan berbagai kelebihan, di antaranya pahala ibadah yang dilipatgandakan,” ujarnya.


Ia juga menjelaskan keutamaan malam Lailatul Qadar, yaitu malam yang nilai ibadahnya lebih baik dari seribu bulan atau sekitar 83 tahun. Berdasarkan keterangan Nabi Muhammad SAW, malam tersebut berada pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, terutama pada malam-malam ganjil.


Tgk Nikmal Maula menuturkan bahwa Nabi Muhammad SAW memberikan teladan dengan meningkatkan ibadah secara lebih kuat pada sepuluh malam terakhir Ramadhan. Bahkan Nabi mengajak keluarganya untuk bangun beribadah bersama demi meraih rahmat Lailatul Qadar.


“Sebagai umat Rasulullah, kita perlu meneladani beliau dengan menghidupkan malam-malam sepuluh terakhir Ramadhan,” katanya.



Ia juga menekankan pentingnya memperbanyak istighfar. Nabi Muhammad SAW sendiri, kata dia, beristighfar setidaknya seratus kali setiap hari, sehingga umatnya seharusnya lebih banyak lagi memohon ampunan kepada Allah mengingat banyaknya dosa manusia.


Menurutnya, orang yang melazimkan istighfar dijanjikan oleh Allah akan mendapatkan ampunan, kebersihan jiwa, serta dibukakan pintu-pintu rezeki.


Selain istighfar, ia juga menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak membaca kalimat tahlil la ilaha illallah, sebagai kalimat tauhid yang menjadi fondasi keimanan.


“Syahadat la ilaha illallah muhammadur rasulullah adalah rukun Islam pertama. Semua ibadah lain berdiri di atas fondasi kalimat tauhid tersebut,” jelasnya.


Karena itu, Tgk Nikmal Maula mengajak jamaah untuk memperbanyak zikir, baik istighfar maupun tahlil, sebagai upaya memperbarui iman dan mendekatkan diri kepada Allah.


Ia menambahkan, zikir dapat dilakukan kapan saja, namun waktu-waktu yang sangat dianjurkan antara lain menjelang sahur, menjelang berbuka puasa, serta waktu-waktu mustajabah lainnya.


Di akhir tausiyahnya, ia mengingatkan umat Islam agar pada sepuluh malam terakhir Ramadhan memperbanyak doa, memohon ridha Allah dan surga-Nya, memohon ampunan, serta meminta perlindungan dari murka Allah dan siksa neraka.

×
Berita Terbaru Update