-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tausiyah Subuh: Bersabar dalam Ibadah dan Memaksimalkan Sepuluh Hari Terakhir Ramadhan

Kamis, 12 Maret 2026 | Maret 12, 2026 WIB Last Updated 2026-03-12T16:48:04Z

 


Al-Rasyid.id | Aceh Besar — Tgk Basri Muhammad menyampaikan tausiyah Subuh pada Kamis, 22 Ramadhan 1447 H / 12 Maret 2026 di Masjid Jamik Baitul Jannah, Kemukiman Tungkop, Darussalam, Aceh Besar. 


Dalam tausiyahnya, tokoh agama Gampong Lamduro Darussalam Aceh Besar ini menekankan pentingnya kesabaran dalam menjalankan ibadah agar tetap istiqamah dalam meraih ridha Allah SWT.


Menurutnya, perjalanan ibadah, khususnya dalam menuntaskan puasa di bulan suci Ramadhan, membutuhkan kesungguhan dan kemampuan menahan hawa nafsu. Walaupun terasa berat dan harus dijalani dengan penuh perjuangan, umat Islam diharapkan tetap bersabar dan terus melangkah dalam ketaatan agar ibadah yang dilakukan mendapat kemudahan dari Allah SWT.


Tgk Basri yang juga berdinas di KUA Krueng Barona Jaya Aceh Besar mengingatkan bahwa sepuluh hari terakhir Ramadhan merupakan waktu yang sangat istimewa. 


“Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memaksimalkan berbagai amal ibadah agar kesempatan yang Allah berikan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin, terutama dalam upaya meraih keutamaan malam Lailatul Qadr”, anjurnya.


Ia mengajak jamaah untuk menghidupkan malam dengan qiyamullail, yakni memperbanyak ibadah di malam hari seperti shalat-shalat sunnah, termasuk tahajud, membaca Al-Qur’an, berzikir, serta memperbanyak doa. 


“Selain itu, kita perlu mengambil momentum ini untuk meningkatkan sedekah dari harta yang Allah titipkan sebagai bentuk kepedulian dan ketaatan kepada-Nya”, lanjutnya.


Beliau berharap melalui kesungguhan dalam beribadah di bulan Ramadhan, umat Islam dapat meraih tujuan utama dari syariat puasa, yaitu mencapai derajat ketakwaan yang tinggi di sisi Allah SWT.


Dalam kesempatan tersebut, Tgk Basri juga menjelaskan ciri-ciri orang bertakwa sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an, khususnya dalam Surah Ali Imran ayat 133–135. Ayat tersebut menggambarkan orang-orang yang bersegera menempuh jalan untuk meraih ampunan dan surga Allah.


Adapun empat ciri utama orang bertakwa, jelasnya, adalah gemar berinfak baik dalam keadaan lapang maupun sempit, mampu menahan amarah, mudah memaafkan kesalahan orang lain, serta segera mengingat Allah dan bertaubat ketika melakukan kesalahan atau dosa.


Menutup tausiyahnya, Tgk Basri mengajak seluruh jamaah untuk terus meningkatkan amal ibadah, terutama di penghujung bulan Ramadhan, agar kesempatan yang berharga ini tidak berlalu tanpa membawa perubahan menuju pribadi yang lebih bertakwa.


laporan Saif

×
Berita Terbaru Update